Bapenda: NJOP Di bawah Rp 130 Juta Capai Rp 11 Miliar

SEMARANG (Asatu.id) – Kabid Pajak Daerah I Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Saryono menjelaskan jumlah wajib pajak yang NJOPnya berada di bawah nilai Rp 130 juta secara keseluruhan mencapai Rp 11 miliar.
“Angka tersebut dari total sedikitnya 149ribu wajib pajak. Atau hampir 30 persen wajib pajak yang dibebaskan,” jelasnya.
Saryono mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam menentukan besaran NJOP. Hal tersebut, sebagai upaya agar tidak terjadi perubahan nilai PBB seperti sebelumnya.
“Supaya kedepan itu betul-betul SPPT yang kita keluarkan ini matang dan tidak ada perubahan,” tegasnya.
Selain itu, Saryono juga memperkirakan akan terjadi penurunan pemilik NJOP atau Wajib Pajak. Hal tersebut dimungkinkan lantaran pihaknya masih akan melakukan sejumlah evaluasi, salah satunya adalah jika seorang memiliki dua tempat yang keduanya bernilai dibawah Rp 130 juta, keduanya tidak akan dibebaskan pajak.
“Kalau dua duanya dibawah Rp 130 juta kemudian dibebaskan kan tidak adil. Jadi kalau satu orang punya dua tempat, dan masing-masing dibawah 130, nanti yang kita bebaskan kemungkinan hanya satu,” jelasnya.
Sementara itu, Saryono mengakui jika revisi nilai NJOP ini mempengaruhi terhadap penurunan target. Namun demikian, pihaknya akan terus memutar otak untuk dapat memenuhi target pendapatan daerah yang tiap tahunnya terus bertambah.
“Kita tentunya gunakan upaya lain. Misalnya dengan mendekatkan NJOP ke arah harga pasar,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *