Pesan Mendagri untuk Penjabat Gubernur Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Syarifuddin, resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, di Gradika Bakti Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (23/8).

Dalam sambutannya, Mendagri mengingatkan Syarifuddin untuk tidak mengambil kebijakan yang bertentangan dengan apa yang sudah diprogramkan oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

“Jangan membuat aturan-aturan baru. Yang sudah sukses seperti investasi, infrastruktur dan reformasi birokrasi tinggal ditingkatkan. Karena ini hanya sebulan, tinggal memantapkan yang sudah ada,” katanya.

Di sisi lain, Mendagri juga mengimbau agar Penjabat Gubernur tidak membuat langkah-langkah mengganti personel, kecuali ada yang berhalangan tetap, meninggal itu tidak masalah.

“Kalau harus mengambil kebijakan yang startegis saya sarankan untuk konsultasi dengan Pak Ganjar atau Sekda dan DPRD,” pesannya.

Pada kesempatan itu Mendagri menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Ganjar Pranowo. Di mata Tjahjo Kumolo, Gubernur Ganjar Pranowo dinilai berhasil memenuhi 90 persen lebih janji kampanyenya.

“Reformasi berhasil, bagaimana mempertahankan Indeks Prestasi. Selama lima tahun saya kira Pak Ganjar dan Pak Heru berhasil,” tandas Tjahjo.

Pelantikan Syarifuddin swbagai Penjabat Gubernur Jawa Tengah dihadiri oleh Forkompinda, Pejabat Kemendagri, Walikota/Bupati Kabupaten/Kota se-Jateng, serta tokoh masyarakat. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *