Ribuan Umat Islam Laksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Simpang Lima

SEMARANG (Asatu.id) – Ribuan umat Islam melaksanakan salat Idul Adha yang diselenggarakan Masjid Baiturrahman di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Rabu (22/8).

Sejak pukul 05.30 masyarakat sudah mulai datang ke lapangan. Banyak yang membawa koran bekas untuk dijadikan alas salat karena khawatir tidak kebagian shaf di tikar yang sudah disediakan panitia.

Salat id yang dimulai pukul 05.15 itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono.

Bertindak sebagai imam salat id KH Ulil Absor Al Hafidz, dengan khatib Prof Dr KH Amin Syukur MA, guru besar Ilmu Tasawuf UIN Walisongo Semarang.

Selama pelaksanaan salat, ruas jalan di Simpang Lima ditutup sementara oleh Satlantas Polrestabes Semarang.

Dalam khotbahnya, Prof Dr KH Amin Syukur MA mengatakan, tradisi kurban di Idul Adha adalah mengikuti jejak Nabi Ibrahim AS yang dengan ikhlas melaksanakan perintah Allah untuk “menyembelih” putra kesayangannya, Nabi Ismail.

Nabi Ibrahim awalnya ragu-ragu untuk mengorbankan sang anak. Namun dengan penuh keyakinan karena melaksanakan perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim akhirnya bersikukuh melaksanakannya. Dan atas kuasa Allah juga kurban diganti menjadi kambing.

Keimanan dan ketakwaan Nabi Ibrahim itulah yang sekarang patut diteladani, sekaligus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik secara individu maupun bermasyarakat. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *