Masjid Baiturrahman Prioritaskan Tukang Becak dan PKL Terima Daging Kurban

Panitia Kurban Masjid Raya Baiturrahman Semarang memotong daging kurban yang akan dibagikan kepada 2000 warga yang sudah mendapatkan kupon.

SEMARANG (Asatu.id) – Panitia Kurban Masjid Raya Baiturrahman Semarang melakukan penyembelihan hewan kurban usai pelaksanaan salat Idul Adha yang digelar di Lapangan Pancasila Simpanglima, Rabu (22/8).

Pada perayaan Idul Adha tahun ini, panitia menerima hewan kurban sebanyak 10 sapi, 3 ekor kerbau dan 34 ekor kambing. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya.

Wakil Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Baiturrahman Semarang, Soekasdi menjelaskan, teknis pembagian daging kurban dibagi menjadi dua, ada yang pakai kupon dan ada yang tidak. Yang tidak pakai kupon, yaitu mereka yang spontanitas datang.

“Daging tersebut dibagikan kepada fakir miskin yang datang ke masjid secara spontanitas, tempat kumuh, anak yatim, sabilillah atau yang melaksanakan kurban, tukang becak dan pedagang kak lima (PKL) di sekitar masjid,” katanya.

Menurut Soekasdi, para tukang becak dan PKL di sekitar masjid menjadi prioritas, karena mereka berada di sekitar masjid. Mereka menerima daging kurban setelah sebelumnya diberi kupon pengambilan oleh panitia. Selain itu, amil yang bersedia menerima juga berhak mendapat daging.

Panitia menyediakan sekitar 2.000 paket daging yang dibungkus tas kresek warna putih sebagaimana imbauan beberapa pihak terkait. Bungkusan itu dibagi rata antara yang pakai kupon dan yang datang spontanitas. Pembagian daging kurban dimulai pukul 13.00 WIB. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *