Permainan Tradisional Bisa Tumbuhkan Minat Masyarakat Berolah Raga

SEMARANG (Asatu.id) – Jenis permainan tradisional perlu dihidupkan lagi sebagai salah satu upaya menumbuhkan minat masyarakat melakukan olah raga. Apalagi permainan itu banyak jenisnya dan bisa dilakukan di beberapa tempat.

“Tidak ada salahnya pemerintah hidupkan olahraga tradisional. Itu bisa menjadi salah satu cara menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga. Misalnya gobak sodor, kasti, dan lain-lain. Dan olahraga tradisional ini bisa dilakukan di beberapa tempat,” kata Kabid Pembinaan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, Nursamsi.

Pernyataan Nursamsi disampaikan saat menjadi salah satu narasumber dalam Diskusi Prime Topic dengan tema Gairah dan Prestasi Olahraga, di Hotel Gets Semarang, Senin (20/8). Diskusi tersebut juga menampilkan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso dan Sekretaris Umum KONI Kota Semarang, Yuswo Supadmo.

Menyinggung soal pembinaan atlet, Nursamsi mengingatkan perlunya dukungan dari stakeholder. Prestasi olah raga para atlet bisa maju karena adanya kepedulian banyak pihak, tidak hanya dari pemerintah dan orang tua.

Sementara Sekretaris Umum KONI Kota Semarang, Yuswo Supadmo menambahkan, untuk memajukan sebuah cabang olah raga (cabor) perlu adanya roadmap yang jelas untuk cabor terkait.

“KONI Kota Semarang bisa duduk bareng dengan Pemkot, Dinpora, dan stakeholder lainnya, untuk membahas upaya pembinaan yang baik bagi parabatlet,” pesannya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *