Pendirian Ponpes di Amerika untuk Ubah Pandangan Negatif Islam di Indonesia

SEMARANG (Asatu.id) – Hasil konser amal di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (20/8) malam, akan digunakan untuk pembangunan pesantren Indonesia pertama di Amerika Serikat. Konser yang menampilkan Melly Goeslaw dan grup band religi Sabyan Gambus itu berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 1 miliar.

Ketua DPP MAJT, Prof KH Noor Ahmad MA menyampaikan, jika obsesi ini terwujud, maka Indonesia merupakan negara pertama yang berkontribusi membangun ponpes pertama di negara adidaya tersebut.

“Sebagai negara adidaya, Amerika belum pernah memiliki ponpes. Maka (konser) ini obsesi dan gagasan yang sangat mulia,” kata Noor Ahmad.

Noor Achmad juga menjelaskan, rencana pembangunan ponpes di Amerika telah mendekati final. Lahan seluas 7.500 meter persegi pun sudah ada. Kini panitia sedang gencar menghimpun dana dari tanah air.

“Momentum ini tentu menjadi sarana penting untuk mengubah imej warga Amerika tentang Islam yang dipersepsikan sebagai simbol kekerasan, radikal hingga terorisme,” paparnya.

Nilai politis strategis dari pendirian ponpes itu, tambah Noor Ahmad, Amerika akan mengenal pesantren ala Indonesia yang menerapkan Islam dengan pola dakwah wasathiyyah atau rahmatan lil alamin. Dan akhirnya pandangan negatif tentang Islam di Indonesia akan berubah. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *