Nufi Wardhana: Perempuan Jangan Takut Berkarya

SEMARANG (Asatu.id) – Nufi Wardhana, seorang penyanyi asal Yogyakarta, kini kian melambung namanya lewat tembang-tembang bergenre populer yang tersebar di dunia maya melalui channel Youtube.

Gadis bertalenta yang masih berusia 21 tahun ini mulai berkecimpung di dunia musik sejak dirinya mengenyam bangku sekolah menengah atas dengan manggung di cafe-cafe.

Meskipun lebih sering mengcover lagu-lagu dari penyanyi Indonesia, namun nuansa musik yang dibawakannya sarat akan pesan emosional.

Seperti pada penampilannya di helatan malam resepsi HUT Kemerdekaan Ri ke 73 yang digelar oleh Pemerintah Kota Semarang di Jalan Pemuda, Senin (20/8).

Nufi sapaan akrabnya mengawali penampilannya dengan menyanyikan lagu Indonesia Pusaka, kemudian dilanjutkan dengan single terbarunya berjudul Mengukir Nama, lalu mengcover lagu dari Dewa 19 berjudul Kangen dan Glen Fredly berjudul Sedih Tak Berujung, serta lagu berjudul Sampai Jumpa.

Tembang berjudul Mengukir Nama adalah single terbarunya yang merupakan proses perjalanan bermusiknya selama ini hingga dikenal luas, juga bercerita tentang isu sosial di sekitar tentang bagaimana sebuah kejujuran dari hati sangatlah penting untuk diungkapkan.

Meski singkat, namun aksi panggung dengan gitar akustik yang diiringi seorang keyboardist pada malam itu, berhasil membius penonton muda mudi Kota Semarang yang datang.

Gadis jebolan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini juga berkesempatan mengutarakan tentang makna kemerdekaan sebagai bangsa Indonesia. Dirinya berpesan sebagai bangsa yang dewasa, kita harus mampu menerima perbedaan satu sama lain.

“Sebagai Bangsa Indonesia kita jangan mau disetir oleh bangsa lain, harus lebih maju cara berpikirnya. Karena buatku merah itu merdeka! Dan pelangi itu diciptakan indah ketika memiliki bermacam warna, seperti perbedaan dan keberagaman bangsa Indonesia,” pesannya.

Menurut Nufi yang hobi menulis dan pecinta kopi ini, kemerdekaan juga dimaknai sebagai kebebasan perempuan dalam berkespresi. Baginya perempuan Indonesia kini tidak perlu merasa takut dan minder dalam berkarya dan aktualisasi diri.

“Jangan pernah takut untuk maju, perempuan harus berani mengeksresikan keinginan dan pendapatnya. Jangan takut disepelekan sama mereka yang laki-laki, karena sebenernya perempuan itu dianugerahi intuisi yang lebih keren, dan komunikasinya juga jauh lebih bagus,” ungkapnya.

Gadis yang mengaku fans berat Najwa Sihab ini  berpendapat bahwa perempuan tidak melulu harus di rumah menjadi ibu rumah tangga, akan tetapi ada banyak hal positif di luar sana yang bisa dilakukan.

“Aku rasa kalau jalan pilihanmu memang benar sungguh-sungguh dari hati, jangan takut untuk berkarya, menjadi perempuan tangguh yang tak mudah disepelekan,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *