Wakil Ketua DPRD Kota Ingatkan Pemkot Pentingnya Sarana Olah Raga

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso berharap, pemerintah bisa memberi sarana olahraga yang memadai dan bisa digunakan masyarakat, sehingga menumbuhkan minat dan kemauan untuk berlatih dan bahkan meraih prestasi.

Saat ini, menurut politisi Partai Gerindra itu, banyak fasilitas olah raga seperti lapangan sepak bola atau pun bola voli yang berubah fungsi, sehingga masyarakat kesulitan jika ingin menggunakan untuk sekadar menyehatkan badan. Apalagi untuk berlatih demi mencari dan meningkatkan prestasi.

“Hilangnya fasilitas olahraga secara langsung menurunkan gairah masyarakat yang ingin berolahraga. Ironisnya gairah itu muncul lagi justru ketika ada kegiatan olah raga dengan iming-iming hadiah atau dooprize. Niatnya tidak mencari sehat tetapi mencari hadiah,” kata Joko saat menjadi nara sumber pada Diskusi Prime Topic dengan tema Gairah dan Prestasi Olahraga, di lobi Hotel Gets Semarang, Senin (20/8).

Menyinggung soal sistem pembinaan atlet Kota Semarang agar lebih berprestasi, Joko menyebut ada tiga faktor yang perlu digerakkan. Faktor pertama adalah sumber daya manusia  (SDM), kemudian prasarana, dan ketiga faktor teori.

“Jika ketiga faktor ini sudah digerakkan, maka untuk jenjang selanjutnya para atlet tinggal menetapkan target prestasi,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, Joko berusaha untuk terus mengingatkan pemerintah agar peduli pada pembinaan atlet, sekaligus mengawal anggarannya agar tepat sasaran.

“Bahkan terkadang kami harus cek langsung soal anggaran. Kalau ada yang kurang berfungsi maksimal, kami menyarankan untuk disalurkan pada bidang lain yang lebih mendesak dan benar-benar membutuhkan,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *