Pembongkaran Makam Terdampak Tol Butuh Waktu 20-30 Hari

SEMARANG (Asatu.id) – Proses pembongkaran lokasi makam terdampak jalan tol Semarang-Batang di Klampisan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, diperkirakan membutuhkan waktu 20 sampai 30 hari.

Di lokasi itu terdapat 1.130 makam yang harus dibongkar. Proses pembongkaran sudah dimulai sejak Rabu pekan lalu. Sebanyak 50 penggali kubur dikerahkan untuk melakukan pembongkaran.

Sebelum prosesi pembongkaran, terlebih dahulu digelar ritual doa bersama. Selain untuk mendoakan para arwah, doa juga dilakukan agar proses penggalian makam dapat berjalan lancar.

“Totalnya ada 1130 makam yang akan kami bongkar. Kami targetkan selesai dalam waktu 20-30 hari,” kata Kuntadi, salah satu panitia pembongkaran makam.

Kuntadi menambahkan, dalam sehari, ditargetkan ada 100 makam yang dibongkar. Usai dibongkar, tulang-tulangnya dikumpulkan dan ditaruh di dalam kotak. Setelah dibersihkan, didoakan dan diberi minyak wangi  kemudian dimakamkan kembali.

“Makam pengganti sudah kami sediakan lahan tidak jauh dari lokasi itu. Sekitar 50 meter dari makam semula, dan siap untuk menampung jenazah yang ada di makam lama,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *