Jateng Usulkan Tambahan 24 Ribu ASN Baru

SEMARANG (Asatu.id) – Formasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahan provinsi dan di seluruh kabupaten/kota di Jateng masih kurang. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan kepada pemeritah pusat, penambahan 24 ribu ASN (aparatur sipil negara) .

Dari jumlah itu, sebanyak 4000-an ASN untuk kebutuhan provinsi. Sementara 20 ribu lainnya diusulkan untuk memenuhi kebutuhan kabupaten/kota.

”Ini usulan. Kita mengusulkan kepada pusat. Tapi pastinya yang menentukan pusat. Kita tunggu saja pengumuman dari pusat,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono.

Sekda juga merinci, dari jumlah tersebut kebanyakan usulan ini untuk memenuhi kebutuhan di bidang kesehatan dan pendidikan. Di bidang pendidikan, ia jelaskan kebutuhannya adalah guru, sementara di bidang kesehatan untuk memenuhi kebutuhan dokter dan paramedis.

”Kita sesuaikan dengan kebutuhan personel maupun kualifikasi di provinsi maupun kabupaten/kota. Sementara soal muota yang menentukan pusat,” paparnya.

Menginggung teknis rekrutmen, Puryono menjamin akan dilakukan secara terbuka melalui tes. Tidak ada prioritas pengangkatan ASN dari tenaga honorer.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Arief Irwanto menandaskan, mengenai formasi, saat ini memang belum ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB). Untuk lingkungan Provinsi Jateng, usulannya sebanyak 4.600 ASN, dengan rincian 1.600 tenaga kesehatan dan 1.400 tenaga pendidikan.

”Sisanya infrastruktur dan pendukungnya. Namun baru sebatas usulan,” tambahnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *