Wayang Gaga Gelar Pementasan Seni Rakyat Bersama Anak Kampung Umbul Sari

CAPTION: Asatu.id/doc.

SEMARANG (Asatu.id) – Wayang Gaga gelar pementasan seni rakyat bersama anak-anak kampung Umbul Sari, Mijen Semarang dalam rangka meramaikan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 73 tahun.

Wayang Gaga yang terbentuk kurang lebih tiga tahun yang lalu ini beranggotakan lima personil antara lain Pambuko septiardri, Surya cahyono, Teguh Arif, Suryanto dan Rahmat Kurniawan.
Mereka selama ini mengisi kegiatan seni mereka dengan mengisi workshop wayang suket untuk anak-anak dan mementaskan wayang tersebut di acara pentas seni kampung.
Kali ini bersama Evan, Surya dan Arkan yakni ketiga bocah kampung Umbul Sari, Wayang Gaga mengadakan pementasan dengan lakon wayang suket yang bernama Fauzan, Pakdhe dan Denis.
Diceritakan ketiga tokoh tersebut merasa sedih dengan kondisi kampungnya lantaran sungai yang dahulu sering mereka gunakan sebagai tempat berenang sekarang sudah menjadi kering dan kotor.
Akhirnya, Fauzan memiliki ide untuk membersihkan sungai dengan mengajak Pakdhe dan Denis. Fauzan juga mengajak kedua temannya itu membuat bendungan untuk berenang seperti dulu.
Pementasan Wayang Gaga pada malam itu sungguh menghibur penonton warga kampung. Gelak tawa riuh dan tepuk tangan penonton mewarnai pertunjukan tersebut.
Salah satu tokoh warga, Sujud Imam Santoso, mengungkap kalau Pagelaran Seni Rakyat ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di Kampung Umbul Sari.
“Sebelumnya kita hanya menggelar tirakatan. Kali ini, kami mencoba memunculkan kreatifitas remaja dan anak-anak di Kampung Umbul Sari ini,”katanya
Sujud merasa perlu generasi penerus di kampungnya agar memiliki semangat dan kreatifitas yang tinggi. Bagi dia, hal itu akan berdampak positif bagi pembangunan kampung.
“Tentunya, hal ini juga memupuk nilai positif yang dapat kita rasakan nantinya. Generasi penerus ini yang akan membangun kampung baik secara lahir maupun batin,”tambahnya.
Sementara itu, Penggerak Komunitas Wayang Gaga, Suryanto, menerangkan jika pihaknya merasa senang dapat berkolaborasi dengan warga di Kampung Umbul Sari.
“Dulunya, Kampung ini disebut Kampung Gaga. Di kampung inilah tempat kami melakukan proses kreatif. Saat ada perayaan HUT RI ke-73 ini, kami merasa bangga bisa main di kampung kami sendiri,”katanya
Selain pertunjukkan Wayang Gaga, acara juga dimeriahkan dengan sajian tari oleh warga. Selain itu, adapula peragaan kostum karnaval yang didesain oleh Nanda, salah satu warga kampung.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *