Undip Tandatangani MoU dengan Jasamarga

SEMARANG (Asatu.id) –  Nota Kesepahaman antara Universitas Diponegoro dengan PT Jasamarga Semarang-Batang tentang Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi telah resmi ditandatangani kedua belah pihak, Kamis (16/8). Rektor Universitas Diponegoro Prof Dr Yos Johan Utama mengatakan, kerja sama tersebut sebagai bentuk simbiosis mutualisme antara Undip dengan PT Jasamarga Semarang-Batang.

“Penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Jasamarga ini kerjasama di bidang pendidikan, penelitian pengabdian kepada masyarakat. Ini dalam rangka simbiosis mutualisme. Misal, Sekarang insinyur harus ada sertifikasi profesi, nah Undip tempatnya,” ungkapnya Kamis (16/8).

Sementara itu, Arie Irianto, Direktur Utama PT Jasamarga mengatakan, kerja sama tersebut baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya, kerja sama pernah dilakukan namun dalam proyek lain. Ia mengungkapkan, pemilihan Undip sebagai mitra karena Universitas tersebut merupakan salah satu Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia sehingga ia yakin kerja sama itu akan berjalan lancar menuju ke arah yang lebih baik.

“Undip merupakan salah satu perguruan tinggi nasional terbaik di negeri ini, kami juga sebagai praktisi usaha juga ada hal-hal yang ingin kita kerjasamakan. Kita praktisi dunia usaha mempunyai konsesi 45 tahun mulai dari 2016 sampai 2061. Saya kira akan dinamis dan berjalannya akan dinamis karena banyak hal yang bisa kita teliti, kita bisa tangani,” jelasnya.

Ia melanjutkan, kampus Undip yang multidisiplin ilmu itu tepat untuk dijadikan mitra. Menurutnya, kerja sama itu juga sebagai fasilitas untuk para akademisi yang ingin melakukan pengembangan, baik di bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat.

“Saya kira Undip berkompetensi karena memiliki multidisiplin ilmu dan kita bisa kerjasama. Jasa Marga ini lingkup kami anak usaha ruas semarang-Batang. Dari segi pendidikan, adik-adik kita nanti bisa belajar. Tidak hanya stay di kampus tetapi juga bisa melihat langsung kondisi-kondisi lapangan pada saat fase pengadaan tanah, fase konstruksi, fase pengoperasian, dampak-dampak sosial, kita pasti akan dinamis,” terangnya.

Atas kerja sama itu, Arie berharap akan banyak kerja sama yang dilaksanakan secara profesional sehingga menguntungkan kedua belah pihak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *