SMA N 3 Semarang Peringati HUT RI ke-73 Sekaligus Semarakkan Asian Games

SEMARANG (Asatu.id) – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia  ke-73 resmi dibuka di SMA Negeri 3 Semarang, Rabu (15/8). Beberapa lomba dilaksanakan dalam peringatan itu, meliputi face of art, catch the flag, Ganesha Gymnastic dan Wall of Art. Kegiatan berlangsung meriah, yang dilengkapi dengan beberapa penampilan siswa.

Pujiono, Pembina OSIS SMA N 3 Semarang mengatakan, kegiatan akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, sejak tanggal 15 hingga 17 Agustus mendatang. Ia mengungkapkan, acara tersebut sebagai wujud kebahagiaan dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kami bagian dari republik ini turut  berbahagia merayakan kegiatan, tetapi tidak harus mengorbankan waktu belajar yang terlalu banyak. Untuk itu, OSIS dan juga bapak ibu guru mengadakan kegiatan lomba dengan tidak banyak mengurangi waktu kosong, dengan pelaksanaan 3 hari mulai hari ini hingga tanggal 17 agustus nanti,” ungkapnya.

Ia menuturkan, perayaan tersebut sekaligus sebagai ajang untuk menyemarakkan Asian Games 2018. Ia mengatakan, untuk menyambut perayaan itu seluruh siswa maupun guru akan melaksanakan jalan sehat serta melanjutkan berbagai lomba untuk mendukung Asian Games 2018 itu.

“Besok pagi kita akan melaksanakan jalan bareng. Setelah itu dilanjutkan lomba lagi. Ini sebagai salah satu apresiasi, karena nanti Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Kita tentu mendukung kebijakan pemerintah,” terangnya.

Ia berharap, kegiatan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang sekaligus ajang untuk menyambut Asian Games 2018 itu nantinya akan berjalan lancar. Ia menginginkan, lomba yang merupakan bagian dari inovasi siswa menjadi sebuah edukasi untuk melatih tanggung jawab dan kejujuran mereka.

“Lomba ini inovatif, menyehatkan dan jauh dari kesan negatif. Lomba ini edukatif sehingga diharapkan dapat melatih kejujuran. Tadi banyak peluang untuk bisa berbuat curang, tapi di depan anak kita tetap berbuat jujur. Kemenangan bukan yang utama, tetapi tanggung jawab, jujur disiplin itu menjadi pelajaran untuk anak-anak,” pungkasnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *