Upacara Hari Jadi Provinsi Jateng akan Gunakan Bahasa Jawa

SEMARANG (Asatu.id) – Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Tengah kembali akan dilakukan dengan cara yang berbeda di Lapangan Pancasila (Simpanglima), Rabu (15/8) besok.

Tak hanya menggunakan pakaian adat, prosesi upacara tersebut rencananya juga akan memakai Bahasa Jawa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP mengatakan, tahun lalu upacara sudah menggunakan pakaian adat Jawa Tengah. Namun, bahasa yang digunakan masih Bahasa Indonesia.

“Peringatan tahun ini akan kami lakukan dengan berbeda. Rencananya, prosesi upacara akan menggunakan Bahasa Jawa,” bebernya.

Ditambahkan, pakaian adat yang digunakan kali ini, khususnya untuk pria, masih beskap Jawi Jangkep, lengkap dengan blangkon, keris, dan selop. Pakaian tersebut merupakan pakaian khas Jawa Tengah yang berasal dari kaum bangsawan dan keluarga keraton Surakarta.

Selain PNS, imbuh Sekda, pemerintah provinsi juga melibatkan pihak lain. Mulai dari unsur TNI/ Polri, mahasiswa, pelajar SMA/ SMK, dan pramuka. Seluruh mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pun diundang dan diharapkan kehadirannya pada upacara tersebut. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *