Ini Pesan Wali Kota Hendi pada Hari Pramuka ke-57 Tahun

Foto: Dok Humas Pemkot Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi hadiri upacara peringatan Hari Pramuka ke-57 tahun hampir bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-73 tahun di Bumi Perkemahan Desa Jatirejo, Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Selasa (14/8).

“Selaras dengan tema HUT Kemerdekaan RI yang diangkat pada peringatan Hari Pramuka tahun ini saya minta kepada seluruh keluarga besar gerakan pramuka kwartir cabang kota Semarang untuk dapat berperan aktif di dalam mengawal persatuan dan kesatuan khususnya kondusifitas di kota Semarang,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menyampaikan sesuai dengan namanya Pramuka (Praja Muda Karana) adalah sekumpulan anak-anak muda yang suka berkarya maka tentunya akan banyak karya yang bisa dihasilkan oleh kakak-kakak semuanya tidak hanya yang berbentuk fisik namun juga karya nyata dalam menjaga keamanan dan kondusifitas.

“Salah satunya diwujudkan dengan ikut menangkal adanya berita-berita hoax atau berita-berita palsu di media sosial. Saya yakin adik-adik dan kakak-kakak gerakan pramuka yg ada di seluruh kota Semarang mampu menjadi garda terdepan untuk selalu mengawal NKRI khususnya kota Semarang dari segala bentuk upaya yang berusaha memecah belah persatuan,” tandasnya.

Hendi berpesan ingatlah selalu Hymne Pramuka, karena Pramuka Indonesia adalah manusia Pancasila. Satyaku Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan agar Jaya Indonesia. Jadilah bangsa yang tetap kokoh menghayati dan mengamalkan pancasila, menjaga Bhineka Tunggal Ika demi kejayaan NKRI.

“Kepada adik-adik anggota pramuka semua, kakak menyampaikan rasa bangga sangatlah tepat kalian memilih gerakan pramuka sebagai kegiatan ekstrakulikuler di sekolah karena mengikuti sekolah formal saja tidak akan cukup dengan keterbatasan waktu pada saat kita mempelajari berbagai ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Hendi menambahkan sebagai ekstrakulikuler di sekolah, kegiatan pramuka sangat menunjang adik-adik, terutama dapat menambah bekal pengetahuan yang sudah ada di sekolah. Dengan karya nyata mulai dari kegiatan-kegiatan yang sifatnya fisik, kerja bakti sampai pemberdayaan pengetahuan ketrampilan.

“Untuk itu, hal ini harus terus dilakukan oleh adik-adik kita supaya nantinya pada saat di usia yang jauh lebih senior mereka bisa menjadi generasi muda yang sudah terampil dan Insya Allah menjadi generasi muda yang sukses,” katanya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *