Atasi Kesulitan Air Bersih, Walikota Akan Bangun Sumur Artetis di Kelurahan Tandang

Walikota Semarang Hendrar Prihadi berdialog dengan warga Tandang, Tembalang, Semarang terkait keluhan dan kesulitan air bersih di lingkungannya. (Asatu.id/Doc)

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi menanggapi keluhan masyarakat Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang terkait persoalan kesulitan mendapatkan air bersih yang disebabkan karena musim kemarau.

“Kami akan mencari solusi terbaik, sehingga permasalahan kekeringan atau kesulitan air bersih pada saat musim kemarau bisa teratasi,” katanya.

Lebih lanjut, Hendi Sapaan akrab Walikota itu mengungkapkan, salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yakni dengan membangun sumur artetis.

“Ada keluhan di masyarakat Kelurahan Tandang ini yang salah satunya adalah kesulitan air bersih. Kami sudah diskusi dengan pihak Disperkim. Maka mudah-mudahan akhir Agustus (2018) kami akan mulai bangun sumur artesis,” katanya usai mengikuti kegiatan jalan sehat dan dialog dengan warga Kampung Banteng RT 01 RW 10 Kelurahan Tandang, Selasa (14/8).

Sumur artesis dikenal dengan istilah deep well, yakni sebuah bentuk sumur yang memiliki kedalaman lubang yang lebih dalam dari pada sumur biasa, dan memerlukan alat pengeboran yang lebih canggih untuk proses penggaliannya.

Sementara itu, Lurah Tandang Suwito mengungkapkan, tercatat sekitar 50 hingga 60 rumah mengalami kesulitan air bersih di wilayahnya. Sementara untuk menanggulangi hal itu, pemukiman yang belum dialiri oleh air PDAM harus mengandalkan distribusi air dari kelurahan tetangganya, yaitu Jangli.

“Kami masih pakai sumur dan dialiri air dari Jangli. Kalau Jangli sedang kekurangan air, maka warga Tandang jadi kesulitan air bersih,” ungkapnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *