Masyarakat Gratis Tiga Hari Naik Trans Jateng Purwoketo-Purbalingga

SEMARANG (Asatu.id) – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng kedua resmi dilaunching Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (13/8). Rutenya Purwokerto-Purbalingga. Sementara Trans Jateng pertama dengan rute Stasiun Tawang-Terminal Bawen sudah diresmikan gubernur pada 7 Juli 2018 lalu.

Untuk Trans Jateng rute Purwokerto – Purbalingga, masyarakat umum yang ingin mencoba diberikan kesempatan secara gratis mulai Senin hingga Rabu (13-15/8) mendatang.

Setelah itu tarif BRT mulai diberlakukan, yakni Rp 4.000 untuk masyarakat umum dan Rp 2.000 untuk pelajar.

Pelayanan kepada masyarakat dimulai pukul 05.30 hingga 19.00. Waktu berhenti di setiap halte hanyalah 30 detik. Sedang jarak antarbus 10-15 menit pada waktu normal dan 15-20 menit pada jam-jam sepi.

Dalam keterangannya usai peresmian, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya menggenjot transportasi massal.

Kepada pengelola BRT, Ganjar yang didampingi Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, berpesan untuk memastikan standar kualitas kenyamanan penumpang.

“Pastikan ontime, busnya bersih, dan kita punya integritas. Nanti enam bulan kita evaluasi,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *