Kota Semarang Jadi Titik Awal Momentum Terciptanya Keselamatan Jalan di Indonesia

“Pasalnya hal ini merupakan titik awal momentum terciptanya keselamatan jalan di Indonesia pada tahun ini. Bagi saya sendiri, terciptanya Keselamatan Jalan di Kota Semarang merupakan sebuah hal yang harus diupayakan secara serius,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar PrihadiHal ini disampaikannya melalui sambutan yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu saat menghadiri Dialog Nasional Keselamatan Jalan Tahun 2018 “Sayangi Nyawa Kurangi Kecepatan” di Gedung Merbabu, Kopleks Pusat Rekreasi Promosi dan Pembangunan (PRPP) Jateng, Minggu (12/8).

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan jika merujuk data BALITBANG Kementerian Kesehatan, disebutkan 10 penyebab kematian tertinggi di Indonesia, kecelakaan lalu lintas masuk dalam peringkat ke delapan yakni 2,6 %.

“Faktor penyebabnya sangat kompleks, antara lain karena pengemudi lalai, kendaraan tidak laik jalan dan sisanya karena faktor prasarana dan lingkungan. Untuk itu, kami berkomitmen terkait prasarana dan lingkungan, akan meningkatkan kondisi jalan menjadi lebih baik,”katanya.

Hendi menambahkan pihaknya juga telah berupaya menyediakan transportasi umum yang baik dan memadai dengan meningkatkan jumlah koridor BRT Trans Semarang juga didukung Kementerian Perhubungan, yang mana sampai awal 2018 ini telah menjadi tujuh koridor.

“Selain itu, kami juga berencana untuk mewujudkan transportasi umum Monorel atau LRT, dan berharap dapat didukung oleh Kemenhub. Pemkot Semarang akan selalu siap bersinargi dengan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan lebih hebat,” tandasnya

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi.

21

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan