BPS Mulai Sosialisasikan Sensus Penduduk 2020

SEMARANG (Asatu.id) – Meski masih sekitar dua tahun lagi, kegiatan Sensus Penduduk 2020 mulai disosialisasikan pihak Badan Pusat Statistik. Sensus yang dilakukan untuk ketujuh kalinya itu akan menggunakan peralatan digital.

Hal itu dikatakan Kepala BPS Jateng yang baru, Sentot Bagus Widoyono usai acara pisah sambut dengan pejabat lama Margo Yuwono, Kamis (9/8).

Margo Yuwono diangkat menjadi Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Pusat, sedangkan Sentot sebelumnya menjabat sebagai Direktur Analisis Pengembangan Statistik BPS Pusat.

Sentot memaparkan, peralatan digital yang dimaksud antara lain berupa aplikasi smartphone dan web.

Peralatan tersebut, tutur Sentot, bakal membantu pencacah lapangan yang mengumpulkan data, juga memudahkan warga yang ingin memasukkan datanya sendiri.

“Sensus akan menggunakan peralatan digital berupa aplikasi smartphone dan web. Saat ini aplikasi dan peralatan tersebut masih terus dipersiapkan BPS Pusat,” jelasnya.

Soal kegiatan sosialisasi yang dilakukan jauh-jauh haru, menurut Sentot, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang akan di data. Sebab, beberapa kendala yang sering terjadi ketika pelaksanaan adalah beberapa warga tidak terdata karena tidak bisa ditemui.

“Misalnya saja yang tinggal di apartemen atau kos-kosan. Mereka jarang ada di tempat. Oleh sebab itulah, sosialisasi dilakukan lebih awal agar saat pelaksanaan dapat memberikan informasi,” tandasnya. (is)

5

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan