Bocah Kampung Srinindito Selamat dari Ancaman Maut

SEMARANG (Asatu.id) – Nasib tragis dialami Rio Wiyandra Putra, bocah berusia lima tahun. Saat asyik bermain bersama teman-temannya, ia terpeleset jatuh ke dalam jurang sedalam 25 meter, Selasa (7/8).

Beruntung, bocah asal Kampung Srinindito Timur RT 09/03, Kelurahan Simongan, Kota Semarang ini berhasil diselamatkan Sukardi, seorang warga sekitar yang sedang berada di lokasi kejadian.

Mendengar kabar dari teman korban bahwa Rio terjatuh ke jurang, Sukardi dengan berbekal keberanian dan tekad kuat berusaha menyelamatkan bocah malang tersebut.

“Kejadiannya pukul 09.30 tadi. Saya diberitahu anak-anak katanya Rio jatuh ke jurang belakang rumah. Tak pikir lama, saya langsung coba selamatkan,” ujarnya

Seketika itu juga Sukardi secepat kilat berlari menuju lokasi kejadian. Dilihatnya korban berada 15 meter di tengah jurang.

Sang bocah masih selamat dan bergelantungan erat pada akar pohon yang menjulur di tengah jurang tak berpagar sambil menangis berteriak minta pertolongan.

Sukardi berinisiatif mencari tali untuk menyelamatkan korban menuju tengah jurang dan mencoba menenangkan si bocah untuk terus bertahan.

“Saya turun bawa tali seadanya, tapi enggak nyampai talinya. Lalu saya naik lagi dan gantian warga lainnya turun. Semua panik karena jika pegangannya terlepas bisa langsung jatuh,” pungkasnya.

Warga lain yang mengetahui kejadian itu lantas menghubungi petugas BPBD dan pihak kelurahan.

Penyelamatan pun berlangsung dramatis. Seorang warga di kampung bawah jurang pun turut serta mendaki jurang menggunakan tali. Hingga akhirnya, korban berakhir selamat dengan cara digendong menggunakan selendang.

“Penyelamatan sekitar 10 menit. Beruntung si anak tidak pingsan dan terjatuh,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *