Pedagang: Harga Kambing Melonjak 20%

SEMARANG (Asatu.id) – Jelang Idul Adha, harga jual hewan kurban melonjak naik. Hal itu sudah menjadi kelaziman untuk harga pasar setiap tahunnya karena berbagai penyebab mulai dari mahalnya pakan, tingginya permintaan pasar hingga biaya transportasi yang cukup tinggi.

Tahun ini, jelang Idul Adha 1439H, harga kambing melonjak hingga 20%. Harga jual yang tahun-tahun sebelumnya kurang dari kisaran dua juta per ekor, kini mengalami kenaikan hingga lima ratus ribu rupiah.

“Tahun ini 20% kurang lebihnya gak nyampe lima ratusan naiknya. Harga per ekor dua juta sampai lima juta,” tutur Erna Rahmawati, pedagang kambing jenis etawa.

Erna mengungkapkan, penyebab utama lonjakan harga tersebut disinyalisasi karena permintaan pasar yang tinggi. “Kambing ini kita kirim dari luar kota. Sebagian dari petani, karena tidak cukup kita ambil juga di pasar. Kalau harga, sesuai hukum ekonomi. Kami tinggal ambil untung dikit,” paparnya.

Namun meskipun begitu, Erna mengatakan kambing-kambing yang dijualnya dari kisaran dua juta rupiah itu telah memenuhi syarat untuk hewan kurban. “Harga mulai 2 juta sudah memenuhi syarat untuk hewan kurban. Udah powel, giginya udah tanggal, udah memenuhi syariat islam,” terangnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *