Peringatan Harganas XXV, Kota Semarang Luncurkan Kampung KB 16 Kecamatan

SEMARANG (Asatu.id) – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Kota Semarang berlangsung di Disdukcapil Selasa (31/7). Peringatan yang mengusung tema “Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV dan Launching Kampung KB Kota Semarang Tahun 2018” itu sekaligus sebagai momentum peluncuran Kampung KB Kota Semarang.

Sebanyak 16 Kecamatan terangkum dalam launching kampung KB itu. Menurut Edi Riyanto, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Semarang, KBS dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 ada 1 kecamatan, tahun 2017 ada 18 dan tahun 2018 ini 16 kecamatan. “KBS tahun ini yang sudah menjalankan sudah merata untuk 16 kecamatan,” ungkapnya.

Pemkot Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, Kampung KB tersebut didirikan untuk mengingatkan masyarakat tentang perencanaan dalam berkeluarga. Ia menjelaskan, hal tersebut penting dilakukan untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

“Didirikannya kampung KB ini akan mengingatkan terutama orang-orang yang sudah menikah, yang mau menikah di saat dia nanti mempunyai suami, istri bisa merencanakan kapan dia harus mempunyai anak kapan dia, berapa dia harus mempunyai anak, bagaimana tanggungjawabnya dia sebagai bapak atau ibu dengan menyiapkan finansial untuk anak tersebut kasih sayang untuk anak tersebut. Saya rasa ini penting karena itu tadi 90% dari orang-orang sukses di Indonesia ini berasal dari keluarga yang harmonis,” jelasnya.

Sementara itu, Edi menambahkan, dalam program KBS pihaknya selalu melibatkan mitra baik melalui program maupun kegiatan-kegiatan tertentu.

“Selain kita mempunyai program keliling ada mobil unit-unit keliling melayani kecamatan kemudian kalau ada event-event tertentu, peringatan hari keagamaan, momentum hari pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya kita selalu melakukan pelayanan kesehatan khususnya KB,” ungkapnya.

Edi berharap, KB untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat. “Sesuai dengan apa yang disampaikan pak wali kota tadi semoga semarang ke depannya bisa terkendali terkait pertumbuhan penduduknya. Kemudian rencana untuk dari generasi yang akan datang bisa lebih tertata punya perencanaan yang baik kemudian kualitas kehidupannya semakin meningkat,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *