PPP dan Hanura Siap Ganti Bacaleg Koruptor

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Semarang, siap mengganti bakal calon legislatif (Bacaleg) yang diidentifikasi sebagai mantan koruptor.

Hal ini terkait dari hasil identifikasi dari KPU Kota Semarang, yang mengedapati tiga bacaleg mantan koruptor, yakni dari Partai Hanura dua orang dan PPP satu.

Ketua DPC PPP Kota Semarang Tafrikan mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengambil keputusan untuk menyiapkan Bacaleg pengganti. Ia juga menegaskan bahwa PPP akan tetap mematuhi peraturan yang berlaku dalam Pileg 2019.

“Lembaga Pendaftaran Calon (LPC) sudah menyampaikan kepada Bacaleg yang bersangkutan terkait hal tersebut,” katanya, baru-baru ini.

Sementara Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Semarang, Rozikin, menyatakan kesiapannya mengganti Bacaleg yang pernah menjadi terpidana perkara korupsi.

Untuk itu, saat ini pihaknya terus berkoordinasi untuk memastikan mengenai larangan eks napi korupsi untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif berdasarkan PKPU Nomor 20/2018.

“Sudah kami siapkan calon pengganti, tapi saat ini kami masih menunggu. Apalagi putusan hukum terhadap yang bersangkutan kurang dari lima tahun,” katanya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono menerangkan, larangan bagi terpidana perkara korupsi tidak melihat lamanya vonis hukuman yang diputuskan pengadilan terhadap yang bersangkutan, meskipun vonisnya kurang dari lima tahun.

“Tidak melihat lamanya vonis, yang jelas pernah menjadi terpidana korupsi,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini parpol masih diberikan kesempatan untuk mengganti Bacaleg tersebut karena masih masa perbaikan.

“Jika tidak ada penggantian atau masih dicalonkan oleh parpol, berarti tidak sesuai dengan pakta integritas yang dibuat parpol dan tidak sesuai PKPU Nomor 20/2018,” imbuhnya. (is)

13

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan