Tiga Bacaleg Kota Teridentifikasi Koruptor

SEMARANG (Asatu.id) – Tiga bakal calon legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Kota Semarang teridentifikasi sebagai mantan koruptor. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, Jumat (27/7).

Dua di antara tiga Bacaleg tersebut berasal dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), yakni Nj dan As, sementara satu Bacaleg lagi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial Sy.

”Dari 691 Bacaleg yang didaftarkan ke KPU Kota Semarang, ditemukan tiga nama Bacaleg dari dua parpol yang pernah menjadi terpidana kasus korupsi,” kata Henry.

Mengenai temuan Bacaleg mantan koruptor tersebut, menurut Henry, bisa berasal dari penelitian KPU dan laporan dari masyarakat. Atau yang bersangkutan mengakui dan menyerahkan berkas putusan pengadilan.

”Dua Bacaleg yang dari Hanura sudah kami konfirmasi melalui sistem informasi putusan pengadilan,” tuturnya.

Sedang untuk satu Bacaleg dari PPP, lanjut Henry, pihak KPU masih mencari putusan pengadilan terkait kasus tersebut. Tetapi berkasnya tetap dikembalikan ke Parpol pengusung karena dinilai belum memenuhi syarat pendaftaran.

”Parpol masih punya waktu mengganti dengan Bacaleg lain. Daripada nanti setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) yang membuat daftar Bacaleg yang tercoret menjadi kosong sehingga merugikan partai, lebih baik ditemukan sekarang dari pada ketika jadi DCT,” saran Henry. (is)

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan