Lagi, 40 Bangunan Liar di 3 Kelurahan Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Proses pembongkaran kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dan hunian liar di Kelurahan Mlatiharjo, Bugangan dan Rejosari yang berada di bantaran sungai terus dilakukan Dinas Perdagangan Kota Semarang. Sedikitnya 40 bangunan di tiga kelurahan itu dibongkar dan diratakan lagi, Kamis (26/7).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menyampaikan, pembongkaran bangunan liar itu merupakan komitmen pihaknya yang menarget seluruh PKL dan hunian liar akan rata sebelum awal September mendatang.

Fajar merinci, dari 40 bangunan yang dibongkar tersebut terdiri dari 30 PKL di Mlatiharjo, 10 PKL di Bugangan dan 10 lainnya di Kelurahan Rejosari. Namun demikian, pembongkaran tidak seluruhnya dilakukan.

“Masih terdapat sejumlah bangunan yang sengaja hanya dikosongkan. Namum pada akhir Juli semua harus sudah kami ratakan,” kata Fajar di sela-sela kegiatan pembongkaran.

Fajar menegaskan, pihaknya telah menyampaikan target pembongkaran kepada PKL tersebut peling lambat pada akhir Juli. Fajar juga mengapresiasi para PKL yang mau membongkar bangunannya sendiri sebelum batas waktu yang diberikan.

“Jadi kami datang hanya ikut membantu merobohkan, dan meratakan tembok yang masih ada. Ini juga apresiasi kami sampaikan pada Kapolsek, Danramil dan seluruh komponen yang telah memback-up,” terangnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *