BPPD Jateng Kawal Upaya Pemkot Genjot Pendapatan PKB

Penyerahan data tunggakan dr Kepala BPPD Jateng kepada Pj Sekda Kota Semarang (Asatu.id/Doc)

SEMARANG (Asatu.id) – Persentase pendapatan Kota Semarang dalam hal pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jawa Tengah mencapai 17 persen se Jateng. Sayangnya, tingginya kontribusi pendapatan tersebut tidak dibarengi dengan pertumbuhan PKB.

Menurut Kepala Bada Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Provinsi Jawa Tengah, Ihwan Sudrajat, ada selisih yang sangat besar antara Pergub Bagi Hasil dengan yang dicatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang. Defisitnya hampir mencapai Rp 100 miliar.

“Sudah saya sampaikan kepada Pak Sekda, kita bekerja besama-sama sehingga angka itu tidak usah dihapus. Saya akan mencoba membantu sehingga bagi hasil Rp 585 miliar bisa kita wujudkan,” kata Ihwan, Kamis (26/7).

Ihwan merasa yakin bisa melakukannya lewat kerja sama yang baik dengan Pemkot Semarang seperti tahun lalu, dengan menutup kelemahan yang telah dievaluasi dari tahun sebelumnya. Ihwan juga mengklaim pihaknya terus melakukan pembahasan guna menemukan mekanisme penyelesaian yang terbaik.

“Saya berharap ini menjadi role model di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Karena Pak Gubernur sekarang sudah mendorong kita (BPPD Jateng, red) untuk langsung bekerjasama dengan kabupaten/kota. Kami sudah memulai di Kota Semarang sejak tahun lalu,” ujarnya.

Ihwan juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang secara proaktif sangat mendukung dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan bawahannya.

Terkait dengan keterlibatan Camat dan Lurah, Ihwan berpendapat hal tersebut sangat efektif untuk merangsang supaya masyarakat mau membayar. Namun, persoalan barunya adalah terlibatnya Camat atau Lurah dalam pemantauan pendapatan PKB ini berarti menambah jam kerjanya.

“Nah ini yang saya sampaikan ke Pak Sekda, ya harus ada fasilitasi oleh Pak Sekda yang perlu di pikirkan,” tandas Ihwan. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *