Ganjar Ingin Pelantikan Bupati dan Walikota Terpilih di Tempat Terbuka

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo menegaskan, dirinya lebih suka kalau pelantikan bupati dan walikota terpilih nanti berlangsung di tempat terbuka, misalnya di lapangan Simpang Lima.

Pihak Pemprov kini juga sedang menyiapkan segala kebutuhan sarana dan prasarana untuk pelantikan bupati dan walikota terpilih. Sementara soal prosesinya hampir sama dengan pelantikan para kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2017 lalu.

Menurut Ganjar, pelantikan yang dilakukan di tempat terbuka memberi kesempatan masyarakat bisa melihat para pemimpin hasil pilihannya pada Pemilu 27 Juni 2018 lalu.

Ganjar sendiri menurut informasi sementara akan dilantik sebagai Gubernur Jateng pada 17 September 2018 mendatang. Dua hari kemudian Ganjar melantik para bupati dan walikota terpilih.

“Informasinya kalau enggak salah saya tanggal 17 September, terus kemudian bupati/wali kota tanggal 19 September. Kalau gubernur (pelantikannya) sekarang di istana, kalau bupati/wali kota di sini. Kita akan atur lagi, apakah di gedung atau di lapangan terbuka. Saya sih penginnya  terbuka lagi, tapi nanti biar dipertimbangkan bagian teknisnya,” kata Ganjar.

Ganjar berharap para bupati/walikota terpilih nantinya bisa menerapkan prinsip kerja birokrasi yang mengutamakan pelayanan kepada publik, dengan prinsip mudah, murah dan cepat untuk melayani masyarakat di wilayahnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *