Pengumuman DCT Anggota Legislatif 21-23 September 2018

SEMARANG (Asatu.id) – Hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah terhadap berkas persyaratan 1.374 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD Jateng dari 16 Parpol, ada sejumlah Bacaleg yang dicoret.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo menerangkan, alasan pencoretan antara lain karena tidak memenuhi syarat minimal usia (21 tahun), faktor kesehatan, dan berstatus mantan narapidana kasus korupsi.

Konsekuensi dari pencoretan adalah, berkas bakal caleg tersebut tak bisa diproses dan parpol diminta mengajukan nama bakal caleg lain.

”Kami telah melakukan verifikasi. Hasilnya ada yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat), karena mantan napi korupsi. Hal itu berdasarkan surat keterangan dari pengadilan,” ujar Joko Purnomo.

Joko belum merinci berapa bakal caleg yang dinyatakan TMS dan dicoret. Termasuk berapa jumlah bakal caleg mantan napi korupsi dan berasal dari parpol apa. Ia berjanji akan memberitahu setelah penetapan DCS (Daftar Calon Sementara).

Selain yang diketahui TMS, lanjut Joko, sebagian bakal caleg dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan belum memenuhi syarat (BMS). Bagi yang telah MS, berkas akan diproses bersama berkas lain pada tahapan selanjutnya. Sementara yang BMS diminta melakukan perbaikan.

Sesuai tahapannya, masa perbaikan berkas pada 22-31 Juli 2018. Dilanjutkan verifikasi hasil perbaikan 1-7 Agustus 2018. Pengumuman Daftar Calon
Sementara (DCS) 12-14 Agustus 2018.

“Selanjutnya KPU menunggu masukan dan tanggapan dari masyarakat hingga 21 Agustus 2018. Sedang pengumuman DCT(Daftar Calon Tetap) 21-23 September 2018,” jelas Joko. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *