Tidak Semua Parpol Penuhi Kuota Maksimal Pendaftaran Bacaleg

SEMARANG (Asatu.id) – Pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) atau DPRD Jawa Tengah telah ditutup Selasa (17/7) pukul 24.00 WIB lalu. Dari 16 partai yang mendaftarkan Bacalegnya, ternyata tidak semua menghabiskan 100 persen kuota Bacaleg atau 120 orang.

“Sebagian partai mendaftarkan 120 Bacaleg, namun dari 16 partai tadi tidak semua menggunakan kuota maksimal. Bahkan ada beberapa partai yang hanya mendaftarkan sekitar 30. Ada juga yang hanya mengajukan 2 calon,” kata Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo.

Partai yang mendaftarkan Bacaleg kurang dari kuota maksimal, rata-rata adalah partai baru. Ada juga yang beralasan hal itu sebagai strategi partainya.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI), misalnya. Menurut Ketua DPW PSI Jateng, Yuda Primasetya, alasan PSI mengajukan 33 Bacalon merupakan sebagian dari strategi partai.

“Itu bagian dari strategi kami, karena kami berusaha untuk fokus terhadap beberapa dapil saja. Dari strategi ini kami berharap minimal mendapatkan enam kursi dari seluruh dapil yang kami ajukan,” ungkap Yuda Primasetya.

Sementara PKPI, dari data KPU Jateng, menjadi partai yang paling sedikit mendaftarkan Bacalegnya, yaitu hanya dua bakal calon untuk dua dapil yang berbeda.

Selain Perindo dan PKPI, partai lain yang mendaftarkan Bacaleg kurang dari kuota maksimal afau 120 orang, yaitu PKS, Perindo, Partai Hanura, Berkarya, dan Garuda. Jumlah Baclegnya tidak sampai 120 orang. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *