Doni : Pemkot Harus Lakukan Langkah Konkrit Cegah Penyebaran Wabah Difteri

Doni Sahroni, Ketua LCKI Kota Semarang (Asatu.id/Doc)

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Anggota Legislatif DPRD Kota Semarang Doni Sahroni prihatin, terkait wabah penyakit difteri yang merenggut korban jiwa di Kota Semarang.

“Turut prihatin akan musibah wabah penyakit difteri ini,” kata Caleg Partai Gerindra Dapil 2 ( genuk, pedurungan, gayamsari ) no. Urut 4 itu kepada Asatu.id, Jumat (20/7).

Olehkarenanya, Ia mendorong kepada pihak terkait yakni Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan untuk bisa melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus pengobatan.

“Harus diambil langkah konkrit seperti dilakukan Outbreak Response Immunization (ORI) kepada anak-anak yang rawan terkena penyakit difteri,” katanya.

Upaya pencegahan, Lanjut Doni juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Olehkarenanya masyarakat harus bisa lebih bisa menjaga pola hidup sehat serta sigap untuk melaporkan kepada pihak-pihak terkait, jika dilingkunganya didapati anak yang belum dilakukan vaksin.

“Harus saling mengingatkan, karena vaksinasi sangatlah penting untuk mencegah penularan penyakit difteri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doni yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kota Semarang itu menghimbau, agar masyarakat memahami betul bahaya penyakit difteri, bila perlu konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat ataupun dokter.

“Jangan ragu untuk bertanya, kepada tenaga medis bagaimana cara menghindari penyakit difter, sehingga jangan sampai terjadi lagi jatuhnya korban meninggal akibat penyakit itu,” imbuhnya.

141

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan