Pentingnya Implementasi Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Panitia Forum Group Discussion (FGD) Wawasan Kebangsaan IKA Lemhannas Jateng David Maharya Ardyantara mengatakan bahwa Jawa Tengah akan dijadikan sebagai pilot project untuk kegiatan implementasi Pancasila dan sekaligus mengadakan pendidikan pendahuluan wawasan kebangsaan bagi SMP dan SMA se-Jawa Tengah.
“Untuk itu kami mengundang Kepala Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP-SMA dan Kepala Dinas Pendidikan se-Jateng untuk mengikuti revitalisasi nilai-nilai pancasila bagi kalangan pendidik mengingat bahwa implementasi Pancasila di kalangan pelajar saat ini sudah mulai ditinggalkan,”ujarnya sebelum memulai FGD Wawasan Kebangsaan di Hotel Pandanaran, Selasa (17/7).
Selain itu, hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sri Puryono sekaligus sebagai Ketua IKA Lemhannas Komisariat Jawa Tengah mengatakan, pihaknya tidak memungkiri nilai-nilai Pancasila pada era sekarang mulai luntur.
“Karenanya IKA Lemhannas Pusat bekerja sama dengan Kesbangpol, serta Badan Pengamanan Ideologi Pancasila (BPIP) mengadakan FGD guna membahas tentang pemahaman nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.”katanya
Melalui kegiatan tersebut, lanjut dia, para peserta diharapkan bisa menularkan bagaimana implementasi pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila kepada generasi bangsa sejak dini, terutama para siswa SD sampai perguruan tinggi.
“Sehingga para siswa dapat memahami tentang integritas, kejujuran, budi pekerti, menghargai dan menghormati orang lain dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekarang saat tepat untuk merevitalisasi, menggali dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” tuturnya
Tidak kalah penting adalah metode penyampaian wawasan kebangsaan kepada masyarakat, terutama generasi milenial atau digital. Sehingga pemahaman disampaikan sesuai dengan suasana kebatinan milenial.
“Jangan hanya sebatas teori melainkan disertai contoh konkret bagaimana implementasi pemahaman dan pengalaman Pancasila. Untuk itu saya berharap Jateng sebagai Benteng Pancasila tidak sekadar dikrarkan atau dibaca tetapi dihayati dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,”tandasnya

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *