SMA Negeri 3 Semarang Pastikan Tidak Ada Senioritas dalam Sekolah

Semarang (Asatu.id) – Bagi beberapa peserta didik baru, awal masuk sekolah menjadi masa yang cukup ditakuti. Hal itu karena banyak yang mengira dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan terjadi kasus senioritas.

Namun, kasus-kasus tersebut dibantah oleh pihak SMA N 3 Kota Semarang. Menurut Pujiono, Pendamping Acara MPLS, telah ditanamkan karakter dalam siswa-siswinya sehingga ia yakin tidak akan ada kasus senioritas dalam sekolahnya.

“Jelas tidak ada. Di sini kami tanamkan karakter untuk saling menghargai. Bahkan dalam mendidik, ketika duduk di tangga adik-adik duduk di atas – kakak-kakaknya yang di bawah. Di sini kita mengajari adiknya meskipun di atas, tidak menjadikannya sombong,” tutur Pujiono.

Lebih lanjut, Pujiono mengatakan, pihak sekolah telah mengedukasi siswa tentang sopan santun sehingga kasus senioritas tidak akan terjadi di lingkungan SMA Negeri 3.

“Ini adalah bentuk pembelajaran bahwa adik itu segalanya. Itu adalah potensi kita dalam membawa nama besar sekolah ini. Jika ada yang salah, katakan oh, tidak begitu, yang benar begini,” katanya.

Pujiono menekankan, yang terpenting harus kita budayakan dilingkungan sekolah yakni kultur saling mengharagai, dan menjaga tatatertib sekolah yang ada.

“Kondisi pembelajarannya sangat tertib, disiplin, dan siswa dianjurkan untuk memiliki kemampuan yang dibangun, dipelihara dan ditingkatkan. Jadi selama tiga tahun disini mereka bisa mengembangkan potensinya,” imbuhnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *