Transformasi Layanan PT KAI melalui Train Community Card

SEMARANG (Asatu.id) –  PT KAI (Persero) akan mempersembahkan Traveling by Train Community Card  “Argo Muria Edition” .  Kartu loyalti ini mengusung konsep koalisi atau multi-partner, sehingga membuat jangkauan penyebaran komunitas menjadi semakin luas di seluruh Indonesia.

Hal inilah yang menjadi keuntungan bagi pemilik kartu Traveling by Train Community Card “Argo Muria Edition”, dimana poin yang didapatkan dari pembelian tiket dapat digunakan di berbagai merchant yang telah bekerja sama.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengatakan, transformasi layanan di PT KAI (Persero) terus dilakukan untuk memenuhi harapan pelanggan dan stakeholder. PT KAI (Persero) menerapkan prinsip ‘we are listening-our customer’, untuk memberikan kenyamanan dan fasilitas terbaik bagi masyarakat Indonesia.

“Gelaran Argo Muria Festival kali ini berkolaborasi dengan Andien, seorang penyanyi bertalenta, panutan, ikon fesyen, dan agen perubahan sosial dan kebudayaan. Kami berharap Argo Muria Festival di kota Semarang hasil kolaborasi dengan Andien dapat memberikan hiburan dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya

Sementara itu Andien Aisyah mengatakan, kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari perjalanan album Metamorfosa, yang baru saja diluncurkan di tahun 2017 lalu.

“Suatu kehormatan bagi saya dapat berkolaborasi dengan PT KAI (Persero) untuk menghadirkan Argo Muria Festival with Andien. Tidak hanya special showcase, kolaborasi ini juga akan diramaikan dengan exhibition dengan beragam kebudayaan yang ditampilkan,” ujarnya saat ditemui awak media.

Dalam kolaborasi ini Andien akan banyak bercerita tentang perjalanan dan persiapannya melalui kanal media sosialnya untuk acara ini sekaligus memberikan pengalaman tak terlupakan menggunakan jasa kereta api. Selain menyanyikan lagu-lagu di album Metamorfosa, Andien juga akan menyanyikan lagu daerah Kota Semarang yang akan diaransemen ulang dengan tambahan unsur musik Jazz.

“Senang rasanya dapat berkolaborasi dengan para penyanyi dan band lokal di Semarang untuk terus melestarikan keberagaman budaya di Indonesia” ungkapnya. (bud)

40

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *