DPRD Jateng Apresiasi KPU, Partisipasi Pemilih Pilgub di Boyolali Lampaui Target Nasional

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi A DPRD Jateng mengapresiasi partisipasi pemilih di Kabupaten Boyolali pada pemilihan gubernur Jateng 2018 baru lalu. Dibandingkan pemilhan tahun lalu, partisipasi pemilih di wilayah ini mengalami kenaikan signifikan.

“Partisipasi masyarakat Boyolali di Pilgub 2018 sangat baik. Progres ini terlihat jelas dengan kenaikan siginifikan dalam jumlah pemilih,” kata anggota Komisi A DPRD Jateng Anissa Devy Ika Natalia saat berkunjung ke Kantor KPU Kabupaten Boyolali, Jumat (13/7).

Rombongan Komisi D diterima Ketua KPU Kabupaten Boyolali Siswadi. Kunjungan rombongan legislatif Jateng ini untuk memonitor kinerja KPU daerah pada Pilgub Jateng bulan lalu.

Sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Boyolali Siswadi di hadapan rombongan Komisi DD DPRD Jateng menjelaskan tingkat partisipasi pemilih di wilayah yang diampunya mampu melampaui target nasional.

“Tingkat partisipasi pemilih Pilgub Jateng 2018 di Kabupaten Boyolali sebesar 78,39%. Angka persentase itu lebih tinggi dibanding dari target nasional, yakni 77,5%,” ujar Siswadi.

Dia menjelaskan Kabupaten Boyolali memiliki 19 kecamatan dan 267 desa/kelurahan. Pada penyelenggaraan pilgub lalu, ada 1.645 TPS (tempat pemungutan suara) dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) 778.378 orang.

“Pada penghitungan, jumlah suara untuk paslon (pasangan calon) satu sebanyak 403.890 suara atau 71,28 persen dan paslon dua meraih 162.754 atau 28 persen,” paparnya.

Sementara anggota Komisi A lainnya, Sumarji meminta  pihak KPU agar lebih memerhatikan surat suara dalam pelaksanaan pemilu berikutnya. Masalahnya, ada perbedaan cetakan surat suara di beberapa wilayah, sehingga perlu kecermatan dari pihak penyelenggaranya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *