BBWS : Normalisasi Sungai Beringin Terkendala Masalah Sosial

SEMARANG (Asatu.id) – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana siapkan Rp 122 miliar untuk normaliasasi Sungai Beringin.

Kepala BBWS Pemali-Juana Rubhan Ruzziyatno mengatakan, saat ini menjadi prioritas mengingat tiap kali memasuki musim penghujan sungai beringin kerap meluap di wilayah Mangkang.

“Sudah dianggarkan sebesar Rp 122 miliar, ini untuk mengatasi banjir yang sering terjadi di wilayah mangkang akibat luapan sungai,” katanya, Jumat (13/7).

Namun demikian lanjut Rubhan, pengerjaan normalisasi saat ini belum dapat dilakukan, mengingat hingga saat ini proses pembebasan lahan masih dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.

“Pengerjaannya saat ini ditunda karena masih terkendala dengan pembebasan lahan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak hunian liar yang berdiri di bantaran sungai baik di kanan sungai maupun di kiri sungai. Padahal, menurutnya jika masalah sosial untuk pembebasan lahan tersebut selesai, proses normalisasi bisa langsung dikerjakan.

“Belum bisa dikerjakan juga karena anggaran melalui persetujuan dari Menteri Keuangan yang salah satu persyaratanya yakni pembebasan lahan di bantaran sungai harus selesai atau bersih dari hunian liar,” imbuhnya. (bud)

13

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan