Tunggu Selter Relokasi, Pembongkaran Kios PKL Karangtempel Ditunda

SEMARANG (Asatu.id) – Pembongkaran kios pedagang kaki lima (PKL) di Kelurahan Karangtempel ditunda. Penundaan ini karena harus menunggu selesainya pembangunan selter relokasi di Pasar Barito Baru, Penggaron.

Sebelumnya pembongkaran akan dilakukan Dinas Perdagangan Kota Semarang bersamaan dengan pembongkaran kios PKL di Kelurahan Bugangan dan Mlatiharjo, Rabu (11/7).

“Di Kelurahan Bugangan ada 200 pedagang yang direlokasi di tiga los yang ada di Pasar Barito Baru. Sementara untuk pedagang Mlatiharjo ada 175 pedagang. Mereka akan direlokasi di dua tempat yakni di Pasar Banjardowo dan Pasar Barito Baru,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Sementara pembangunan selter bagi pedagang Karangtempel di Pasar Barito Baru, Penggaron, saat ini telah memasuki proses pengukuran pada bagian lantai dan pembatasan bangunan dengan kayu.

“Direncanakan akan ada 80 selter pedagang dengan ukuran 3×4 meter, dibangun di belakang pasar modern Giant dan pabrik konveksi Apparel. Pendanaan diambilkan dari APBD 2018 sebesar Rp 4,047 miliar. Jangka waktu pelaksanaan 120 hari kalender, dimulai 2 Juli hingga 29 Oktober 2018,” jelas Fajar.

Sambil menunggu proses pembangunan selter Penggaron, secara bertahap proses pembongkaran kios di Karangtempel akan dilakukan. Tujuannya untuk membantu percepatan normalisasi di Banjirkanal Timur. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *