Pemkot Semarang Matangkan Konsep Pembangunan LRT

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pematangan konsep, terkait dengan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang akan dibangun pada 2019 mendatang.

Sekretaris Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Irwansyah mengatakan saat ini pembahasan tentang rencana pembangunan LRT dalam proses pematangan bersama Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang.

“Untuk tahap awal perencanaan LRT nantinya akan menghubungkan dari bandara menuju pusat kota. Tahap awal nanti dari bandara terintegrasi hingga kawasan Pasar Bulu,” katanya, Kamis (12/7).

Irwansyah menjelaskan pembangunan LRT saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Kota Semarang. Selain untuk mendukung fasilitas transportasi massal, program pembangunan LRT merupakan salah satu proyek yang sudah direncanakan sejak lama.

“Kan sudah direncanakan sudah lama, ada di Perda 14 tahun 2011. Dan juga sebagai pelengkap transportasi massal yang nantinya akan langsung terintegrasi dengan bandara, selain BRT yang saat ini sudah terintegrasi,” ungkapnya.

Untuk ke depan, lanjutnya, pengembangan proyek LRT akan terhubung ke pusat Kota Semarang, yakni kawasan Simpanglima.

“Konsep ke depannya seperti itu, akan tetapi belum dapat direalisasikan pada pembangunan tahap awal, karena di sisi lain kawasan Simpang Lima saat ini juga sedang disusun penataan di kawasan tersebut,” imbuhnya. (Is) 

 

 

28

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *