Pagi Tadi, Kios PKL Mlatiharjo dan Bugangan Dibongkar

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang, Rabu (11/7) pagi, melakukan pembongkaran sisa kios Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di dua kelurahan, yakni Kelurahan Bugangan dan Kelurahan Mlatiharjo.

Sebelumnya, kios PKL di dua lokasi itu pernah dibongkar pada 4 Mei lalu. Karena menjelang puasa, proses pembongkaran dihentikan sementara dan dilanjutkan hari ini.

Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto menjelaskan, kegiatan pembongkaran kios PKL dilakukan sebagai dampak dari proyek revitalisasi Sungai Banjir Kanal Timur yang saat ini sedang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali–Juwana.

Fajar memaparkan, sebelum proses pembongkaran pihaknya telah memberikan surat pemberitahuan kepada pedagang untuk segera mengosongkan lapaknya.

Saat ini di Mlatiharjo ada 175 PKL, sedang di Bugangan sebanyak 200 orang. Mereka nantinya akan direlokasi di tiga pasar, yaitu Pasar Barito Baru dan Pasar Banjardowo.

“PKL Bugangan kami relokasi di tiga los yang ada di Pasar Barito Baru. Sedang pedagang Mlatiharjo kami tempatkan di Pasar Banjardowo dan Pasar Barito Baru,” kata Fajar. (bud)

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan