Supriyadi Sayangkan Banyak Proyek Pembangunan Fisik yang Belum Dilelang

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang soroti beberapa proyek pembangunan fisik yang hingga kini belum dilelang dan belum dikerjakan.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, Pemerintah Kota Semarang, melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) bertanggung jawab menangani lelang di sejumlah proyek pembangunan yang berpengaruh dengan kualitas pekerjaan yang dijalankan.

“Kami melihat ada beberapa pekerjaan yang belum dilelang dan selesai di lelang, ini pekerjaan rumah (PR) yang berat bagi pemerintah,” katanya.

Supriyadi memaparkan, beberapa pekerjaan yang belum dimulai pengerjaanya antara lain, pembangunan gedung parkir 10 lantai di bekas Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan peningkatan Jalan Abdurahman Salah.

“Kalau samapi sekarang belum dilelang, kami khawatir berpengaruh dengan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seperti halnya tahun-tahun kemarin,” ungkapnya.

Hal ini mengingat, lanjut Politisi PDI Perjuangan itu, serapan APBD Kota Semarang pada tahun lalu tidak bisa terserap secara menyeluruh. Hal ini karena banyak proyek pembangunan yang pengerjaanya mepet.

“Selain berpengaruh pada serapan anggara, pengerjaan yang mepet juga akan berpengaruh pada kualitas pekerjaan yang kurang maksimal,” ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya sudah mengingatkan Pemerintah Kota untuk mempersiapkan proses pelelangan sejak akhir tahun lalu. Hal ini bertujuan untuk pengerjaan proyek bisa dilakukan pada awal tahun.

“PAdahal akhir tahun kemarin sudah kami himbau, dan ini bentuk keprihatinan kami. Kami berharap sesegera mungkin lelang dilakukan,” imbuhnya. (bud)

17

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan