Antisipasi Kekeringan Pemprov Siagakan 2000 Tangki Air

SEMARANG (Asatu.id) – Sejak bulan Mei lalu wilayah Jawa Tengah sudah memasuki musim kemarau. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melakukan antisipasi dengan menyiapkan beberapa langkah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku, telah menyiagakan 2.000 tangki untuk mendistribusikan air bersih selama musim kemarau, di beberapa wilayah Jateng yang rawan kekeringan.

“Kita juga anggarkan untuk keperluan air bersih Rp 600 juta,” Katanya, saat membuka Rapat Koordinasi Kesiapan Menghadapi Ancaman Bencana Kekeringan, baru-baru ini.

Dari pantauan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), saat ini di Jawa Tengah sudah ada sejumlah daerah yang mengalami kekeringan antara 11 sampai 20 hari lamanya.

Ada juga beberapa daerah yang mengalami kekeringan sekitar dua bulan atau 60 hari, seperti di daerah Bangsri, Kabupaten Jepara.

Beberapa daerah lainnya yang masuk dalam pengawasan, antara lain Kabupaten Wonogiri, Klaten, Grobogan dan Rembang.

“Total anggaran untuk penanggulangan bencana kita Rp 40 miliar. Mesti ora entek. Maka kadang saya minta ke kabupaten kota yang belum bisa menangani bencana karena anggaran, saya minta kekno aku. Agar anggaran provinsi ini terserap,” paparnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *