Komisioner KPID Dicopot, Ganjar : Tidak Ada Sentimen Pribadi

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ikut menyayangkan kasus diberhentikannya komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng, Tazkiyatul Mutmainnah karena ketahuan menjadi tim sukses salah satu pasangan cagub.

Ganjar berpendapat, seharusnya anggota lembaga independen seperti KPID ada kesadaran dalam menyikapi situasi politik dan mampu bersikap netral.

“Kalau memang kira-kira tidak sanggup netral, kan pilihannya punya hak cuti ya cuti di luar tanggungan negara. Kalau tidak bisa, lebih baik mundur,” kata Ganjar, Selasa (3/7) malam.

Ganjar juga memastikan, masalah pemberhentian anggota komisioner KPID Jateng itu sudah berdasar rekomendasi dewan etik. Ganjar juga menegaskan tidak ada permasalahan pribadi dengan Tazkiyatul.

“Secara pribadi saya gak ada sentimen, wong saya dengan Mbak Iin juga dekat kok. Itu rekomendasi tidak dari saya kok, dari dewan etik, di antara mereka sendiri kok. Kami kan cuma teken saja,” tegasnya.

Tazkiyatul Mutmainnah resmi diberhentikan sebagai komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah. Sebelumnya, di lembaga independen itu yang bersangkutan menjabat sebagai Koordinator Isi Siaran.

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan