Swedia Vs Swiss, Persaingan Dua Kuda Hitam

SEMARANG (Asatu.id) – Timas Swedia dan Swiss akan saling jegal pada babak 16 besar Piala Dunia 2018. Duel sesama tim kuda hitam ini akan bersaing di di Saint Petersburg Stadium, Selasa malam ini (3/7) pukul 21.00 WIB.

Mereka akan bersaing demi merebut satu tiket di perempat final. Swedia berjanji untuk menyelesaikan laga selama 90 menit tanpa harus melewati perpanjangan waktu dan adu pinalti.

Untuk meraih hasil tersebut, pemain Swedia yang dimotori oleh Gustav Svensson akan bermain habis-habisan demi tiket perempat final. Bagi kedua tim wakil Eropa tersebut, pertemuan mereka merupakan sejarah panjang. Secara statistik, Swedia dan Swiss sudah bertemu 29 kali dalam 98 tahun terakhir.

Tidak memanggil Zlatan Ibrahimovic Swedia justru dapat mengembangkan permainan secara kolektif. Namun, tak dapat menurunkan Sebastian Larsson yang masih dibekap cidera. Selain itu, labilnya permainan Swiss membuat anak asuh Jan Olof Anderson optimis mampu mengaman satu tiket di babak perempat final.

Di kubu Swiss, kekuatan lini tengah menjadi tumpuan utama. Diperkuat oleh gelandang-gelandang kreatif seperti Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri dipastikan akan membuat pertandingan semakin menarik untuk disimak. Dengan gaya permainan yang hampir sama, kreativitas Shaqiri dipadu oleh kelincahan Xhaka akan membuat kocar-kacir benteng pertahanan Swedia.

Kedua tim sendiri memiliki peluang yang sama dalam merebutkan satu tiket di perempat final, namun hanya mental juara yang baik yang akan memastikan diri lolos dari babak 16 besar. Duel keduanya kami prediksi akan berlangsung sengit dan menghasilkan kemenangan dengan skor tipis.

Prakiraan Susunan Pemain Kedua Tim:

Swedia: Robin Olsen; Mikael Lustig, Victor Lindelöf, Andreas Granqvist, Ludwig Augustinsson; Viktor Claesson, Gustav Svensson, Albin Ekdal, Emil Forsberg; Marcus Berg, Ola Toivonen

Swiss: Yann Sommer; Michael Lang, Johan Djourou, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Valon Behrami, Granit Xhaka; Xherdan Shaqiri, Blerim Dzemaili, Steven Zuber; Josip Drmic (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *