Gagal di Pilgub Jateng, Ini Rencana Sudirman Said ke Depan

SEMARANG (Asatu.id) – Calon Gubernur Jawa Tengah pada Pilgub 2018, Sudirman Said kalah dalam perolehan suara versi hitung cepat.

Pria kelahiran Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes yang berpasangan dengan Ida Fauziyah itu memperoleh 41,2 persen suara, kalah dengan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin yang memperoleh suara 58,8 persen.

Namun sebagai bentuk penghormatan kepada penyelenggara pemilu, Sudirman Said menegaskan akan menghormati seluruh proses atau tahapan pilgub yang masih berlangsung. Bahkan nantinya juga akan menerima siapa pun yang menjadi gubernur.

Lalu aktivitas apa yang akan dilakukan jika gagal menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah? Mantan Menteri ESDM itu menuturkan akan kembali ke kampus sebagai tenaga pengajar atau dosen.

Usai gelaran Pilgub 27 Juni lalu, Sudirman tetap sibuk menghadiri acara atau menemui sejumlah pihak. Bahkan Sabtu (30/6) malam lalu Pak Dirman, panggilan akrabnya, menggelar tasyakuran di kampung halamannya bersama partai koalisi pendukung dan para simpatisan.

Di Brebes pasangan Sudirman-Ida Fauziyah unggul dibanding pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Suara Pak Dirman mencapai 60,46 prosen, sedang Ganjar Pranowo-Taj Yasin memperoleh 39,54 persen.

Pada Minggu (1/7), Pak Dirman juga menemui kader di Slawi, Kabupaten Tegal. Di daerah ini, dia juga unggul perolehan suaranya, di samping daerah Kebumen dan Brebes.

Itu sebabnya Sudirman dan timnya tetap akan menggarisbawahi sejumlah temuan kejanggalan dan pelanggaran dalam Pilgub yang lalu. Bahkan jika diperlukan, akan diajukan sebagai gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

13

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan