Usai Pilkada Persaudaraan Antarwarga Harus Tetap Terjaga

SEMARANG (Asatu.id) – Usai gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, masyarakat diminta kembali mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga kondusivitas lingkungan. Sebab dua hal itu menjadi modal melakukan proses pembangunan.

“Masyarakat sempat beda pilihan. Itulah risiko demokrasi. Namun semua telah berlangsung, dan kini saatnya masyarakat kembali merajut tali silaturrahmi dan mempererat persaudaraan,” kata anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Sugi Hartono.

Eratnya persaudaraan, lanjut Sugi Hartono, selama ini ikut membantu terjadinya proses pembangunan yang digalakkan Pemkot Semarang. Sebab dampak dari persaudaraan yang terjalin akan memengaruhi kondusivitas lingkungan.

“Kota Semarang penuh dengan rencana pembangunan seperti yang diinginkan masyarakat. Tujuannya jelas, demi kesejahteraan warganya. Maka masyarakat harus ikut nyengkuyung dengan memberi rasa aman di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Politisi Partai Demokrat itu juga berharap masyarakat tetap kritis. Artinya, jika ada masukan positif untuk pemerintah sebaiknya disampaikan. Salah satunya bisa melalui lembaga wakil rakyat.

“Sebagai wakil rakyat kami berharap hubungan baik antara masyarakat dengan pemerintah tetap terjaga. Sikap kritis masyarakat tetap kami inginkan sebagai bahan masukan,” katanya. (is)

 

 

 

11

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *