Pemkot akan “Sulap” Bundaraan Bubakan Jadi Polder dan Taman

SEMARANG (Asatu.id) – Proses pembangunan atau revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang, saat ini mencapai proses pembuatan polder mini di bundaran Bubakan.

Bundaraan Bubakan yang selama ini hanya berupa taman biasa (pasif) akan segera berubah bentuk dan wujudnya. Pemkot Semarang akan mengubahnya menjadi polder mini sekaligus ruang terbuka hijau (RTH) untuk aktivitas warga.

Pembuatan polder mini dan RTH itu merupakan bagian dari proses pembangunan kawasan Kota Lama Semarang. Saat ini proses pembangunan polder sudah mencapai sekitar 15 persen.

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan, fungsi dari polder mini di Bubakan itu untuk membantu menanggulangi rob dan banjir.

Selain di Bubakan, lanjut Mbak Ita, panggilan akrab wakil wali kota itu, nantinya polder mini juga akan dibangun di sekitar Jembatan Berok, dekat kawasan Pasar Johar.

Jika polder dan ruang terbuka hijau atau taman Bubakan sudah jadi, tentu kawasan Kota Lama yang saat ini terus dibenahi akan semakin cantik dan indah, sehingga menjadi salah satu deatinasi wisata di tengah kota yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Revitalisasi Kawasan Kota Lama terus dilakukan. Saat ini untuk progres pengerjaan fisik sudah mencapai 15 persen. Kalau pengadaan material kira-kira sudah 22 persen,” kata Mbak Ita.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *