Tak Ingin Terlibat Narkoba, Anggota Pendam IV/Diponegoro Tes Urine

SEMARANG (Asatu.id) – Penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (Narkoba) di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu telah menegaskan bahwa Indonesia berada dalam status darurat narkoba.

Pun demikian dengan Panglima TNI dan Kasad, bahwa akan menindak tegas anggotanya yang terlibat Narkoba hingga tindakan pemecatan. Penekanan-penekanan tersebut harus bisa dimaknai bahwa siapapun itu, tidak ada maaf bagi pelaku narkoba di negeri ini.

Senada dengan penekanan Presiden, Panglima TNI dan Kasad, serta untuk mengatisipasi adanya anggota yang terlibat pada Narkoba, Pendam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Kesdam IV/Diponegoro menggelar Penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) yang diselenggarakan di Aula Pendam IV/Diponegoro (25/06/2018).

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Arh Zaenudin, S.H., M.Hum. melalui Kalaknis Mayor Caj Drs. Amat Suri Sm. Th. M.Pd.K  menyampaikan, bahwa pimpinan TNI mulai dari Panglima TNI, Kasad dan Pangdam sudah menegaskan bagi anggota yang terlibat narkoba akan ditindak tegas hingga dipecat dari kedinasan. Narkoba merupakan barang yang sangat-sangat diharamkan oleh Tuhan, agama apapun mengharamkan.

“Sebagai prajurit dan PNS sanksi di dunia sudah jelas. “pecat”, di akherat kelak gak mungkin pemakai Narkoba masuk surga. Oleh karenanya jangan sampai anggota Pendam dan keluarganya ada yang terlibat penyalahgunaan Narkoba,” terangnya.

Sementara itu, dalam penyuluhannya Tim dari Kesdam IV/Diponegoro yang Terdiri dari Kapten Ckm Kasimin dan Letda Ckm (K) dr. Aprilya C. Sitepu mengingatkan kepada seluruh personel Pendam IV/Diponegoro untuk selalu waspada dan paham terhadap berbagai bentuk/jenis narkoba.

“Yang paling utama adalah, kita harus berani untuk mengatakan “tidak” terhadap Narkoba,” tegas dr. C. Sitepu.

Lebih lanjut disampaikan, kita semua harus bisa menjadi bagian dari pencegahan dan penindakan peredaran narkoba, setidaknya mulai dari lingkungan keluarga kita sendiri. “Awasi dan cegah anak-anak kita, keluarga kita, saudara kita dan lingkungan kita dari pengaruh Narkoba,” imbuhnya.

Usai mengikuti penyuluhan P4GN, prajurit dan PNS yang hadir secara acak ditunjuk untuk mengikuti tes urine yang disaksikan langsung oleh Perwira Urusan Pengamanan (Paurpam) Pendam IV/Diponegoro Letda Arm Sutopo. Dari 20 orang yang di tes urine, hasilnya langsung diketahui bahwa Pendam IV/Diponegoro dinyatakan bersih dari peredaran dan penggunaan Narkoba.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *