Pilgub, Pemilih Disabilitas Minta Diperhatikan

SEMARANG (Asatu.id) – Perhelatan Pilgub Jateng tinggal tiga hari lagi. Tanggal 27 Juni mendatang, sekitar 27 juta warga Jawa Tengah bakal memilih gubernur untuk kepemimpinan lima tahun mendatang.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng mencatat, dari 27 juta jumlah pemilih, sebanyak 68.857 di antaranya penyandang disabilitas. Sekitar 44 persen atau 30.262 pemilih adalah kalangan perempuan. Selebihnya, 56 persen atau 38.595 pemilih adalah laki-laki.

Jumlah pemilih penyandang disabilitas terbanyak ada di Kabupaten Magelang, yaitu 10.065 pemilih. Sedang jumlah terkecil ada di Kota Magelang, yakni 269 pemilih.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Semarang Linda Fatmawati berharap, penyelenggara pemilu tidak mengabaikan hak-hak mereka, terutama pada saat pemungutan suara.

“Kami berharap tempat pemungutan suara (TPS) ramah terhadap kaum difabel. Penyelenggara pemilu juga tidak mengabaikan hak-hak kami. Misalnya ada teman kami yang butuh pendampingan petugas harus difasilitasi,” pesannya.

Linda mencontohkan, kalangan disabilitas yang harus mendapat perhatian adalah penyandang tunanetra. Mereka menginginkan ada fasilitas huruf braille di bilik suara.

“Kalau tidak ada, maka harus ada petugas yang mendampingi dan bisa dipercaya,” ujar Linda. (is)

 

17

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan