35 Kabupaten/Kota di Jateng Meriahkan Borobudur International Arts and Performance Festival 2018

SEMARANG (Asatu.id) –  Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Ida Bagus Ketut Alamsyah mengatakan sejumlah tim kesenian terbaik dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Indonesia maupun mancanegara akan turut mengisi pagelaran seni dan budaya Borobudur International Arts and Performance Festival 2018.
Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri press conference bersama puluhan awak media di Hotel Ibis Semarang, Minggu (25/6).
Festival seni budaya kelas dunia ini akan kembali digelar di Taman Lumbini dan sekitar Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada 6 – 8 Juli mendatang.
“Kegiatan ini sebelumnya digelar dua tahun sekali, pada kesempatan ini kami gelar penyelenggaraannya menjadi setahun sekali,karena antusiasme wisatawan yang sangat tinggi,” ujarnya
Untuk meramaikan kegiatan tersebut, lanjut dia, ratusan seniman dari berbagai daerah dijadwalkan mengisi acara yang dibuka pada Jumat 6 Juli 2018. Selain itu, pameran pariwisata unggulan dari berbagai daerah juga disiapkan untuk mengenalkan potensi wisata kepada wisatawan manca negara.
“Saat ini kami sudah menyiapkan kurang lebih 50 tim tari dari 35 kabupaten/kota yang sudah akan siap menampilkan atraksinya. Target kami akan siapkan 100 tim tari yang akan tampil termasuk tim tari dari luar provinsi Jawa Tengah,sebenarnya banyak yang ingin tampil namun kami batasi karena waktunya terbatas,” ungkapnya.
Alamsyah menuturkan bahwa acara ini terbuka untuk warga masyarakat yang ingin turut serta menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya yang disuguhkan.
“Untuk gelaran Borobudur International Arts and Performance Festival memang kami gratiskan untuk warga masyarakat. Beberapa stand yang berjualan juga free untuk promosi aneka produk kerajinan, kuliner, dan yang lainnya. Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk untuk area wisata Borobudur saja,”jelasnya.
Alamsyah berharap kegiatan ini akan terus mendongkrak pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata, baik untuk masyarakat setempat maupun devisa negara.
“Tahun kemarin kami targetkan 10000 wisatawan yang akan datang tapi belum sampai targetnya, hanya sekitar 8000 wisatawan. Sehingga tahun ini kami optimis target 10000 pengunjung akan tercapai.
Untuk itu, lanjut dia, mohon dukungan dan doanya mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses.
Pembukaan Borobudur International Arts and Performance Festival 2018 ini akan digelar pukul 19.30 ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Menteri Pariwisata yang didampangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan tamu undangan.
Pembukaan dimeriahkan dengan music perkusi ethnic serta penyalaan 100 obor di area Lumbini dan penyalaan lampu stupa Candi Borobudur yang diiringi oleh Atraksi Lighting dan pesta kembang api serta pertunjukan tari dari berbagai daerah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *