Udinus Ajarkan Cara Bermain E-Gamelan

SEMARANG (Asatu.id) – Universitas Dian Nuswantoro ajarkan cara bermain E-Gamelan pada perwakilan perusahaan Colruyt Gruop asal Paris.

Greet Castermas, perwakilan dari Colruyt mengaku kagum dengan kesenian asli Indonesia. Dia ingin kesenian Indonesia dilestarikan dan dijaga agar tidak hilang tergerus akan perubahan jaman.

Menurutnya bermain gamelan memiliki kesulitan tersendiri untuk dimainkan. “Wah saya senang sekali bisa mencoba Gamelan dan langsung bisa memainkan satu lagu walau masih mengikuti arahan dari para dosen Udinus. Ini pertama kalinya saya memegang Gamelan,” ujar Greet, Sabtu (23/6).

Ia berpendapat inovasi dari Udinus, yakni E-Gamelan, merupakan inovasi sangat unik dan menjadi terobosan yang patut untuk dicoba dan dipelajari oleh generasi muda.

Dia mengatakan bantuan beasiswa kepada generasi muda di Indonesia merupakan bentuk rasa terima kasih perusahaan kepada negara Indonesia berkat karya-karyanya.

“Nanti saya akan kenalkan E-Gamelan kepada anak saya yang ada di Belgia patut untuk dicoba aplikasi ini. Kami nanti juga akan mengenalkan E-Gamelan kepada anak muda di Belgia,” ujarnya kepada awak media seusai memainkan Gamelan di gedung H lantai 1 Udinus.

Sementara Rektor Universitas Dian Nuswantor Edi Noersasongko menuturkan rasa terharunya dengan kedatangan dan bantuan beasiswa dari Colruyt Group. Ungkapnya bahwa E-Gamelan Udinus juga berencana tampil di negara Belgia.

“Rencananya perwakilan dari perusahaan Colruyt Group akan menyaksikan penampilan kami di UNESCO, untuk penampilan di Belgia kami akan rembuk di sana dengan mereka,” ungkapnya.

Kerja sama antara Colruyt Group, Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) dan Udinus telah berjalan lebih dari 15 tahun. Bantuan beasiswa tersebut tak hanya di Indonesia saja, melainkan di berbagai negara di dunia dua diataranya di Afrika dan Belgia. (is)

21

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan