Wingko Babat Khas Semarang, Perhari Beromzet Rp 5 Juta

SEMARANG (Asatu.id) – Memasuki H+5 libur lebaran pusat oleh-oleh Kota Semarang yang berada di jalan Pandanaran dibanjiri pemudik dari berbagai kota.

Harry Sasono salah seorang pedagang wingko babat dipinggiran jalan pandanaran, menuturkan libur lebaran kali ini dirinya mampu menjual 10 kardus wingko babat serta meraih omzet 5 Juta per hari.

” Hari biasa hanya mampu menjual 3 sampai 4 kardus saja per hari, namun sejak memasuki libur lebaran kini saya bisa menjual hingga 10 sampai 12 kardus,” Ujar Harry saat ditemui Asatu.id, Rabu (20/6).

1 Kardus wingko babat berisi 25 pack, dimana 1 pack wingko berisi 15 hingga 20 bungkus wingko dengan 4 varian rasa yakni original ( kelapa), Durian, Coklat dan Nangka.

” Pada hari biasa atau sabtu Minggu saya biasanya hanya mendapat penghasilan 500 ribu rupiah hingga 700 ribu rupiah saja, namun saat memasuki libur lebaran ini Omzet saya perhari bisa mencapai 5 juta per harinya,” Imbub Harry.

Harry sendiri sudah berjualan wingko babat sejak tahun 1998 dengan menggunakan gerobak di pinggir jalan pandanaran, tepatnya di depan pintu masuk toko Bandeng Dryana.

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan